Wednesday, July 31, 2019

Diskusi Dalam Deskripsi Yang Baik Untuk Siswa

Posted by with No comments


Diskusi sudah menjadi salah satu hal yang pokok dilakukan di dalam lingkungan bermasyarakat atau berkelompok. Diskusi dilakukan karena demi mencari solusi atau tujuan secara bersama-sama. Sehingga menciptakan sebuah sosialisasi dan entitas tersendiri. Diskusi juga bisa melatih dan mempertajam beberapa ketrampilan, seperti mengasah pendapat, mempertimbangkan dan menghargai perbedaan pendapat, dan selalu bisa mengevaluasi bukti.



Pengertian Diskusi 

Diskusi adalah terjadinya interaksi antara 2 orang atau lebih, dalam bentuk pengetahuan, musyawarah, ataupun ilmu tertentu yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar. Dalam sebuah diskusi biasanya ada tema atau topik yang dibahas oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya. Biasanya hasil dari topik yang dibahas tersebut yaitu adanya pemahaman mengenai topik yang telah dibicarakan bersama. Diskusi juga bisa dianggap sebagai cara untuk bertukar pikiran demi meraih adanya kesepakatan untuk bersama.

Ingatkah anda ketika masa sekolah dulu sering berdiskusi dengan teman dan berkelompok
untuk membahas suatu mata pelajaran tertentu? Lalu setelah diskusi itu selesai akan ada laporan dari setiap kelompok tentang hasil dari diskusi tersebut.



Diskusi terbagi menjadi dua macam, yaitu diskusi Formal dan Non-formal:

Diskusi Formal adalah sebuah jenis komunikasi verbal di mana pertukaran informasi dilakukan  melalui jalur yang telah ditentukan dan di tetapkan (Memiliki Aturan).

Beberapa jenis diskusi formal:
1. Seminar

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya seminar, apalagi di zaman sekarang dengan banyaknya profesi baru di dunia pekerjaan atau pengusaha banyak sekali seminar yang dilakukan untuk menjelaskan suatu produk, masalah, atau sesuatu yang dilakukan untuk menarik minat masyarakat. Di dalam seminar, ada beberapa ahli dalam bidangnya yang membahas topik tertentu untuk mencapai suatu kesepakatan.

2. Lokakarya/sanggar kerja

Lokakarya juga termasuk dalam suatu diskusi yang tentunya membahas suatu pekerjaan atau profesi tertentu. Bukan itu saja, mungkin sebuah karya dari seseorang yang ahli bisa dibahas di diskusi lokakarya tersebut.

3. Simposium

Simposium merupakan diskusi yang diadakan oleh beberapa orang atau kelompok untuk membahas tentang prasaran mengenai pokok permasalahan tertentu. Diskusi ini juga diadakan untuk mendapat suatu kesepakatan atau solusi bersama.

4. Diskusi panel

Pengertian mendasar dari diskusi panel ini adalah diskusi yang dilakukan untuk memperluas wawasan tentang permasalahan yang sedang hangat dibicarakan oleh orang banyak, serta melibatkan para ahli yang menjadi penulis atau pembicara di diskusi tersebut.

5. Konferensi

Konferensi yaitu pertemuan yang diadakan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai permasalahan yang sedang dihadapi bersama oleh para peserta diskusi. Konferensi juga menjadi ajang mengemukakan pendapat sebagai sarana untuk memperoleh penyelesaian yang diharapkan oleh semua pihak terkait.

6. Diskusi pleno

Merupakan lanjutan dari diskusi kelompok yang sudah terjadi, diskusi pleno ini dilakukan untuk melaporkan hasil diskusi sebelumnya untuk kemudian ditindak lanjuti masalahnya.

7. Debat

Debat sering terjadi di hampir setiap diskusi karena setiap orang yang menyampaikan pendapat tentu memiliki pandangan dan pendapat yang berbeda-beda. Setiap peserta diskusi akan berdebat untuk mempertahankan argumen dan gagasannya.

8. Kongres

Kongres biasanya dilakukan oleh para pelaku politik atau wakil dari suatu organisasi, tujuan dari dilakukan kongres ini adalah untuk sama-sama berpikir dalam pengambilan keputusan.

9. Forum diskusi

Forum diskusi atau wadah atau tempat yang dilakukan oleh para peserta diskusi untuk menggabungkan beberapa dialog tertentu. Biasanya, terdapat demokrasi yang tinggi pada sebuah forum diskusi tersebut.

10. Diskusi kasualis

Diskusi ini merupakan bentuk dari suatu penelitian dari satu permasalahan yang konkret yang mengandung beberapa jalan keluar. Biasanya diskusi kasualis ini dilakukan untuk mencari jalan keluar secepatnya.

Salah satu diskusi yang terjadi di dalam politik atau kongres untuk mengambil keputusan permasalahan kenegaraan terhadap peperangan dan terorisme.


Diskusi Non-formal adalah Jenis komunikasi verbal di mana pertukaran informasi tidak mengikuti saluran apa pun (Aturan Jelas), komunikasi terbentang ke segala arah. Biasanya komunikasi terjadi secara spontan untuk menentukan suatu kesimpulan pada saat itu juga.

Jenis-jenis diskusi non-formal:
1. Kelompok studi

Biasanya kelompok studi ini dilakukan oleh para murid/siswa sekolah yang sedang berkelompok mendiskusikan mata pelajaran tertentu.

2. Kelompok pembentuk kebijaksanaan

Dalam menyelesaikan suatu masalah dibutuhkan kebijakan dalam mengambil keputusan yang tepat, maka dibuatlah kelompok kebijaksanaan ini agar terkumpul beberapa pendapat untuk menghasilkan keputusan yang bijaksana.

3. Komite atau pertemuan kelompok para orang tua murid

Pertemuan para orang tua murid dengan gurunya ini biasa terjadi di suatu sekolah untuk masalah yang mengganggu bagi sekolah atau para siswa.

Di dalam diskusi non-formal hampir tidak ada sebuah aturan untuk bertanya maupun lainnya. Semuanya dilakukan begitu saja.


Tujuan Diskusi


Adapun tujuan diadakannya diskusi, diantaranya yaitu :

  1. Sebagai wadah penyelesaian masalah, sehingga dengan diadakannya diskusi masalah seberat apapun bisa dipecahkan dengan cara yang baik.
  2. Sebagai wadah yang tepat untuk menambah pengetahuan, menambah wawasan, serta ilmu yang didapat dari berdiskusi.
  3. Diskusi juga dibuat agar para pesertanya belajar saling melontarkan dan menghargai setiap pendapat yang berbeda. 
  4. Tujuan lain diadakannya diskusi yaitu agar para peserta diskusi bisa belajar beretika saat diskusi sedang berlangsung. 
  5. Melatih para anggotanya berbicara di depan umum agar lebih berani dalam bersuara tentang pemikiran dan pendapat pribadinya. 
  6. Diskusi dianggap sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan suatu tradisi yang intelektual. 
  7. Sebagai wadah yang tepat dalam mengambil kesimpulan dan keputusan. 
  8. Sebagai tempat untuk orang-orang yang ingin menyamakan visi, misi dan persepsi 
  9. Menjadi sarana yang tepat guna menghidupkan kepedulian dan kepekaan terhadap suatu perbincangan dan komunikasi di dalam suatu diskusi.
Tujuan dilakukannya diskusi salah satunya adalah mencari solusi dari masalah yang ada secara bersama-sama.


Fungsi Manfaat Diskusi Bagi Orang Yang Berdiskusi


Diskusi tentu memberikan banyak manfaat bagi para pesertanya, dan juga bagi kelompoknya. Berikut ini beberapa manfaat dalam berdiskusi. Diantaranya :

  1. Melatih kemampuan berpikir setiap anggota/peserta diskusi sehingga pikiran menjadi luas dan tidak terbatas.
  2. Menanamkan sikap demokrasi karena anda akan terbiasa mengemukakan pendapat saat sedang berdiskusi.
  3. Membiasakan sikap saling menghargai, pendapat atau argumen yang muncul saat berdiskusi membuat kita akan menghargai setiap pendapat atau pemikiran setiap orang yang berbeda-beda. 
  4. Menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, hal itu bisa dilihat dari bertambahnya wawasan kita dari hasil pemikiran dan topik-topik yang telah dibahas selama diskusi berlangsung. 
  5. Mengasah kemampuan berpikir yang kreatif dan analitis karena otak dibiasakan untuk berpikir saat diskusi. 
  6. Melatih kemampuan bicara di hadapan orang banyak saat kita mengemukakan pendapat di muka umum. 
Menciptakan beberapa ide secara bersama-sama demi mencapai tujuan yang sudah disepakati.


Bagi setiap orang, masyarakat atau suatu komunitas, diskusi merupakan hal yang umum untuk dilakukan, diskusi harus ada percakapan atau komunikasi. Diskusi bisa menjadi strategi yang sangat baik untuk meningkatkan motivasi siswa, mendorong ketangkasan intelektual, dan mendorong kebiasaan demokratis. Mereka menciptakan kesempatan bagi siswa untuk berlatih dan mempertajam sejumlah keterampilan.


Monday, July 25, 2016

Konfigurasi Static Routing(IP Routing) di Packet Tracer

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan hari ini, kita akan belajar bagaimana cara mengkonfigurasi Static Routing menggunakan protokol IP Route di Packet Tracer. Baiklah, mari kita mulai dengan Pengertian...

A. Pengertian

Static routing adalah bentuk routing yg terjadi ketika router menggunakan konfigurasi router secara manual, tidak seperti routing dinamis yg dikonfigurasi secara otomatis. Lalu juga pada routing static, konfigurasi tidak akan berubah atau tetap walapun jaringan berubah atau dikonfigurasi ulang.

B. Latar Belakang

Perlu diketahui bahwa EIGRP dan OSPF yg kemarin kami share adalah teknik Dynamic routing. Jadi disini kita gantian belajar merouting menggunakan teknik Static routing. Berikut topologinya yg akan kita pelajari nanti


C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Konfigurasi Static routing cukup susah, tetapi jika kalian paham akan konsep protokol IP Route pasti kalian merasa mudah atas konfigurasinya. Tetapi apapun dalam konfigurasi jaringan atau dalam IT jangan memudahkan apapun, karena hal itu bisa berakibat fatal. Nha maka dari itu, disini kita akan belajar bersama-sama untuk mengetahui dari konsep dari Static Routing.

E. Tahap Pelaksanaan Kegiatan

  1. Buka Packet Tracer dan buat topologi seperti diatas atau bisa kalian buat topologi sendiri
  2. Sementara tentukan IP dari host atau PC client. Kalau punya kami seperti ini:
    PC0= 192.168.1.1[IP] 255.255.255.0[Netmask] 192.168.1.254[Gateway]
    PC1= 192.168.1.2[IP] 255.255.255.0[Netmask] 192.168.2.254[Gateway]
  3. Lalu buka konfigurasi(CLI) pada Router0, lalu tulis perintah seperti ini
    Router(config)#int lo0
    Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int lo1
    Router(config-if)#ip add 192.168.2.2 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int fa0/0
    Router(config-if)# ip add 192.168.1.254 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int fa1/0
    Router(config-if)#ip add 12.12.12.1 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
  4. Berikutnya Router1nya
    Router(config)#int lo2
    Router(config-if)#ip add 192.168.3.3 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int lo3
    Router(config-if)#ip add 192.168.4.4 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int fa0/0
    Router(config-if)# ip add 192.168.2.254 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#ex
    Router(config)#int fa1/0
    Router(config-if)#ip add 12.12.12.2 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
  5. Oiya, sebelumnya pastikan semua interface dalam keadaan UP. Untuk mengecek ketikkan perintah
    Router#sho ip int br
  6. Jika sudah, kita setting IP routenya. Disini intinya perintahnya adalah seperti ini:
    Router(config)#ip route <network destination> <netmask network  destination> <next-hop ip addres>
    Router(config)#ip route <network destination> <netmask network  destination> <exit interface>
    Penjelasan:
    Network Destination: network tujuan yang tidak terhubung langsung (remotely connected network)
    Next-hop IP Address: ip address yang terletak didepan router lokal menuju network destination
    Exit-interface: interface yang ada di router lokal untuk menuju network destination 
  7. Selanjutnya kita konfigurasi IP Routenya. Perintah, ketikkan perintah seperti ini
    Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 12.12.12.2
    Router(config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 12.12.12.2
    Router(config)#ip route 172.16.4.0 255.255.255.0 12.12.12.2
  8. Berikutnya yg Router1
    Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 12.12.12.1
    Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 12.12.12.1
    Router(config)#ip route 172.16.2.0 255.255.255.0 12.12.12.1 
  9. Kemudian, kalian ping dari host0 ke host1, apakah sudah bisa terkonek atau belum.
  10. Selesai
F. Hasil dan Kesimpulan

Disitu bahwa kita harus mensetting router harus bisa terkonek dulu jika host ingin saling terhubung. Caranya terhubung adalah lewat jalur IP tujuan dan netmasknya lalu kita tentukan next hopnya dan selanjutnya kita tentukan akhir dari jalur IPnya

G. Referensi

Ebook CCNA Lab Guide Nixtrain

Jika ada masih bingung atau ada yg ditanyakan seputar konfigurasi diatas, silahkan tanya di komentar
Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Friday, July 22, 2016

Tutorial Konfigurasi OSPF(3 router) di Packet Tracer

Posted by with 6 comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan hari ini, kita akan belajar merouting 3 router menggunakan protokol OSPF di Packet Tracer. Pada konsep routing ini nanti, mungkin kami rasa konsep cara kerjanya cukup bisa dimengerti untuk kalian yg baru belajar merouting atau memang sebelumnya sudah merouting dengan menggunakan cara lain. Baiklah, sebelum langsung ke langkah konfigurasi mari kita belajar dulu tentang protokol OSPF.

A. Pengertian

OSPF(Open Shortest Path First) adalah protokol link state yg menangani routing lalu lintas IP.

B. Latar Belakang

Nanti kita akan merouting 3 router menggunakan protokol OSPF. Berikut topologinya

Disitu, router kami remote menggunakan kabel console. Jika sudah dikonfigurasi routernya lalu PC Host akan kita hubungkan satu sama lain.

C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Dua konsep penting dalam OSPF adalah Autonomous System dan Area. Area digunakan untuk routing hirarkis. Area juga digunakan untuk mengontrol kapan dan berapa banyak informasi routing dibagi di seluruh jaringan kalian.

E. Tahap pelaksanaan Kegiatan

  1. Buka Packet Tracer kalian dan buat topologinya
  2. Lalu pada masing Router tentukan IPnya. Disini kita mulai dengan Router0nya
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#ip address 172.16.0.1 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface S2/0
    Router(config-if)#clock rate 64000
    Router(config-if)#ip address 172.32.0.1 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#end
  3. Kemudian Router1
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#ip address 172.64.0.1 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface S2/0
    Router(config-if)#ip address 172.32.0.2 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface S3/0
    Router(config-if)#clock rate 64000
    Router(config-if)#ip address 172.128.0.1 255.255.0.0
    Router(config-if)#end
  4. Berikutnya Router2
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#ip address 172.254.0.1 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface S3/0
    Router(config-if)#ip address 172.128.0.2 255.255.0.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#end
  5. Jika sudah, selanjutya kita konfigurasi OSPFnya. Masuk di Router0
    Router(config)#route ospg 1
    Router(config-router)#network 172.16.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#network 172.32.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#end
    Router#copy running-config startup-config
  6. Lalu pindah ke konfigurasi Router1
    Router(config)#route ospf 1
    Router(config-router)#network 172.32.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#network 172.64.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#network 172.128.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#end
    Router#copy running-config startup-config
  7. Kemudian yg terakhir di Router2
    Router(config)#router ospf 1
    Router(config-router)#network 172.128.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#network 172.254.0.0 0.0.255.255 area 0
    Router(config-router)#end
F. Tes

Sekarang, coba kalian ping pada masing-masing router. Apakah sukses atau tidak? Jika sukses, coba beri IP dan gateway pada masing-masing PC atau host. Jika sudah, coba ping masing PC atau host kalian. Apakah sudah berhasil?

G. Hasil dan Kesimpulan

Router dapat terhubung karena kita telah mengkonfigurasinya dengan OSPF. Ternyata OSPF konsepnya adalah setiap IP pada router seperti dijadikan gateway dengan memanfaatkan sambungan port yg sudah diberi IP dengan subnet yg sama. Sehingga, IP lainnya yg ada didalam port pada router bisa terhubung.

I. Referensi

Omnisecu.com

Jika ada yg masih bingung terhadap konfigurasinya, bisa ditanyakan di komentar. Kami usahakan, kami akan membantu masalah kalian :-D
Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Wednesday, July 20, 2016

Membuat Simulasi Jaringan VLAN di Packet Tracer

Posted by with 1 comment
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali kita akan belajar, bagaimana caranya membuat Jaringan VLAN di Packet Tracer. VLAN berada di OSI Layer 2 dan pada Layer 2 ada Switch jadi bisa dikatakan kita akan belajar Switching. Baiklah, sebelum memulai, ada baiknya kita pelajari dulu. Apa itu VLAN?

A. Pengertian

Virtual LAN atau VLAN adalah sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yg dikonfigurasikan menggunakan perangkat pihak ketiga sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya perangkat tesebut terhubung ke jaringan yg sama, padahal perangkat tersebut berada pada jumlah segmen LAN yg berbeda. Jadi karena VLAN membutuhkan pihak ketiga berarti VLAN tidak bisa berdiri sendiri dan kita harus mengkonfigurasinya sendiri sesuai keinginan kita.

B. Latar Belakang

Misalnya kita ingin menghubungkan dua LAB yg memilki server sendiri-sendiri lalu kita ingin menghubungkannya menggunakan satu switch saja. Berikut contoh topologinya

Lalu client akan bisa terhubung dengan menggunakan DHCP pada jaringan server. Sebelum mensetting DHCP, kita harus mengkonfigurasi VLAN IDnya dulu, karena jika kita langsung mensetting DHCP maka PC client akan bingung karena kedua server sama-sama terhubung ke dalam switch dan belum dipisahkan menggunakan VLAN ID.

C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Disini nanti kita akan membuat dua VLAN, yaitu VLAN 100 lab_a dan VLAN 200 lab_b. Lalu nanti kita akan menambahkan satu router untuk dihubungkan ke port Switch agar server bisa saling terhubung.

E. Tahap Pelaksanaan Kegiatan

  1. Langkah pertama, buka packet tracer kalian dan buat topologi seperti diatas. Perhatikan port-port yg kalian sambungkan, karena itu juga berpengaruh terhadap konfigurasinya. Misalnya disini:
    • Port 1-5 kami gunakan untuk LAB A
    • Port 11-15 kami gunakan untuk LAB B
    • Lalu port 24 kami gunakan untuk routernya
  2. Kemudian berikan IP dan Gateway pada kedua server tersebut. Misalnya seperti ini:
    Server0: IP 172.16.10.1/24
                   Gateway 172.16.10.254
    Server1: IP 192.168.1.1/24
                   Gateway 192.168.1.254
  3. Disitu gatewaynya ada di Router, jadi server bisa saling terhubung.
  4. Jika sudah di konfigurasi dan paham, lalu kita menuju ke konfigurasi switchnya. Masuk pada tab CLI dan kalian enablekan
  5. Lalu ketikkan perintah seperti ini
    Switch#vlan database
    Switch(vlan)#vlan 100 name lab_a
    Switch(vlan)#vlan 200 name lab_b
    Switch(vlan)#exit
    Switch#sh vlan
  6. Fungsi dari perintah tersebut adalah membuat VLAN ID untuk masing-masing server. Disitu tidak harus 100 atau 200, yg penting kalian isi bebas diantar 1-1005. Jika ingin lebih tahu terhadap VLAN ID, berikut link untuk menjelaskan lebih detail tentang VLAN ID
  7. Kembali ke tutorial. Setelah kalian membuat VLAN, maka akan muncul seperti ini dan akan muncul VLAN ID yg telah kita buat
     
  8. Jika sudah membuat VLAN ID, maka kita masukkan port-port yg digunakan LAB A dan LAB B. Disini LAB A dan LAB B kita berikan masing-masing VLAN ID. Misalnya contohnya seperti ini:
    Switch(config)#interface fa0/1
    Switch(config-if)#switchport access vlan 100
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/2
    Switch(config-if)#switchport access vlan 100
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/3
    Switch(config-if)#switchport access vlan 100
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/4
    Switch(config-if)#switchport access vlan 100
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/5
    Switch(config-if)#switchport access vlan 100
    Switch(config-if)#end
  9. Selanjutnya, kita berikan VLAN ID pada LAB B
    Switch(config)#interface fa0/11
    Switch(config-if)#switchport access vlan 200
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/12
    Switch(config-if)#switchport access vlan 200
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/13
    Switch(config-if)#switchport access vlan 200
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/14
    Switch(config-if)#switchport access vlan 200
    Switch(config-if)#exit
    Switch(config)#interface fa0/15
    Switch(config-if)#switchport access vlan 200
    Switch(config-if)#end
    Switch#sh vlan
  10. Setelah itu maka akan muncul port-port yg aktif setelah kita beri VLAN ID
  11. Langkah berikutnya, kita tambahkan satu Router untuk menghubungkan kedua server LAB. Seperti ini misalnya
  12. Lalu kita aktifkan gatewaynya pada Router
    Router(config)#interface fa0/0.100
    Router(config-subif)#encapsulation dot1q 100
    Router(config-subif)#ip address 172.16.10.254 255.255.0.0
    Router(config-subif)#end
  13. Selanjutnya untuk yg VLAN 200
    Router(config)#interface fa0/0.200
    Router(config-subif)#encapsulation dot1q 200
    Router(config-subif)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
    Router(config-subif)#exit
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#no shutdown
  14. Selanjutnya kita lihat hasilnya
  15. Tetapi hal itu, server masih tidak bisa saling terhubung. Karena pada port routernya harus kita masukkan ke mode trunk. Caranya yaitu masukkan perintah seperti ini di Switchnya
    Switch(config)#interface fa0/24
    Switch(config-if)#switchport mode trunk
    Switch(config-if)#end
  16. Sekarang kita coba ping server LAB A menuju ke server LAB B atau sebaliknya
  17. Ternyata sudah berhasil terhubung
F. Hasil dan Kesimpulan

Pada topologi seperti ini, kita bisa mengkonfigurasi DHCP setelah kita memisahkan port-port LAB A dan B yaitu menggunakan VLAN ID. Karena jika tidak dipisahkan atau istilahnya tidak diberi ID masing-masing maka setiap PC client yg ada di LAB A dan B akan bingung memilih server yg akan diminta atau request service DHCP. Kemudian, Server belum bisa terhubung karena IP mereka berbeda terhadap satu sama lain. Maka digunakanlah Router untuk merouting IP yg berbeda sehingga kedua server bisa saling terhubung. Tetapi saat setelah router di konfigurasi, kedua server merasa belum terhubung dengan router karena pada port Router belum di aktifkan mode Trunk.

G. Referensi

Ebook Belajar Packet Tracer

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Belajar Konsep EIGRP pada Cisco Packet Tracer

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini kami akan sharing atau belajar bersama-sama tentang Konsep EIGRP pada Cisco Packet Tracer. Sebelum langsung menuju tahap pelaksanaan, mari mengenal lebih dulu. Apa itu EIGRP?

A. Pengertian

EIGRP(Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah sebuah lanjutan jarak-vector routing protokol yg digunakan pada jaringan komputer untuk otomatisasi pilihan dan konfigurasi routing. Protokol ini hanya untuk router Cisco karena pihak perusahaan Cisco lah yg mengembangkan protokol ini.

B. Latar Belakang
Bagaimana caranya kita menghubungkan dua router yg memiliki IP dengan subnet yg berbeda. Seperti misalnya berikut topologi yg akan kami terapkan

Nha, dalam hal itu kita akan menggunakan protokol EIGRP guna menyambungkan router dengan subnet berbeda.

C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

EIGRP berfungsi untuk menghubungkan router 1 dengan router lain dengan cara mengenalkan network-network pada setiap interface yg berada pada router itu sendiri.

E.Tahap Pelaksanaan Kegiatan

  1. Buka Packet Tracer dan buat topologi seperti diatas atau topologi versi kalian sendiri
  2. Atur IPnya menjadi seperti ini:
    PC0: 192.168.1.2[IP] 255.255.255.0[Netmask] 192.168.1.3[Gateway]
    PC1: 192.168.10.2[IP] 255.255.255.240[Netmask] 172.168.10.3[Gateway]
  3. Kemudian kita pindah ke konfigurasi Router0 dan masuk pada tab CLI. Lalu ketikkan perintah seperti ini
    Router>enable
    Router#configure terminal
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#ip address 192.168.1.3 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface fa0/1
    Router(config-if)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.252
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#end
    Router#write
  4. Lalu pindah ke konfigurasi Router1. Perintahnya sama cuma beda IP yg akan kita isi di Router1 ini
    Router>enable
    Router#configure terminal
    Router(config)#interface fa0/0
    Router(config-if)#ip address 172.168.10.3 255.255.255.240
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface fa0/1
    Router(config-if)#ip address 192.168.0.2 255.255.255.252
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#end
    Router#write
  5. Jika semua router sudah diberi IP maka PC0 tidak bisa langsung terhubung dengan PC1 karena disini belum kita routing. Nha disini kita akan menggunakan protokol EIGRP untuk routing
  6. Untuk menggunakan protokol EIGRP caranya yaitu kalian masuk ke konfigurasi Router0 dan ketikkan perintah berikut
    Router(config)#router eigrp 10
    Router(config-router)#network 192.168.1.0
    Router(config-router)#network 192.168.0.0
    Router(config-router)#end
    Router#write
  7. Berikutnya masuk Router1. Perintahnya sama hanya beda IP yg akan kita masukkan
    Router(config)#router eigrp 10
    Router(config-router)#network 172.168.10.0
    Router(config-router)#network 192.168.0.0
    Router(config-router)#end
    Router#write
  8. Jika sudah, coba kalian ping dari PC0 ke IP PC1 atau sebaliknya. Misalnya seperti ini
  9. Selesai
F. Hasil dan Kesimpulan

Disini bisa kita simpulkan bahwa fungsi router adalah menyambungkan dua IP dengan subnet yg berbeda bisa dihubungkan atau disambungkan. Caranya ya dengan teknik routing dan disini kita menggunakan EIGRP routing protokol untuk menyambungkan kedua router tersebut sehingga PC client bisa terhubung dengan PC lainnya.

G. Referensi

Ebook Belajar Packet Tracer

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tuesday, July 19, 2016

Simulasi Membuat Server DNS Pada Jaringan di Packet Tracer

Posted by with 2 comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, kami akan sharing tentang simulasi Membuat Server DNS Pada Jaringan di Packet Tracer. Baiklah, langsung saja menuju tahap pertama

A. Pengertian

DNS(Domain Name System) adalah sebuah sistem yg menyimpan informasi tentang nama host atau nama domain dalam bentuk basis data tersebar(distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan internet. Jadi intinya, DNS berfungsi untuk menerjemahkan atau mengubah IP menjadi nama domain atau sebaliknya.

B. Latar Belakang

Kemarin kita telah belajar bagaimana cara mengkases service HTTP yg telah disediakan oleh pihak server. Tetapi dalam mengkases tersebut, kita harus tau atau menghafalkan IPnya. Nha disini nanti, kita akan belajar bagaimana mengubah IP server menjadi nama domain untuk diakses seperti layaknya http.
Berikut topologi yg akan kita gunakan nanti:


C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Kita bisa belajar konsep dari DNS, bagaimana selama ini kita bisa mengakses website-website yg ada di Internet tanpa harus mengetikkan IP dari website tersebut. Cukup mengetikkan domainnya, lalu kita bisa mengakses layanan dari website tersebut.

E. Tahap Pelaksanaan Kegiatan

  1. Langkah pertama, buat topologinya dulu. Terserah mau topologinya seperti apa yg penting intinya PC client bisa terhubung ke jaringan servernya.
  2. Silahkan tentukan IP server kalian dan IP PC client lalu jangan lupa pada PC client diberi gateway IP server yg telah kalian buat. Misalnya, disini kami menggunakan IP:
    IP Server0:192.168.254.1 netmask:255.255.255.0(Untuk HTTP)
    IP Server1:192.168.254.2 netmask:255.255.255.0(Untuk DNS)
    IP PC0:192.168.254.3 netmask:255.255.255.0 gateway:192.168.254.2(client)
  3. Kemudian pada server0, aktifkan service httpnya
  4. Lalu kita menuju server1. Pada tab services, di service DNS kalian aktifkan dan isi nama domain serta isi IP Address server yg telah diaktifkan HTTP tadi. Kemudian Add.
  5. Berikutnya buka PC0 dan pada tab Desktop kalian pilih Web Browser untuk mencoba apakah DNS sudah bisa atau belum.
  6. Setelah itu tulis nama domain yg kalian buat tadi di url dan jika berhasil maka tampilannya akan seperti ini
     
  7. Selesai

F. Hasil dan Kesimpulan

Jadi kita bisa mengubah IP menjadi nama domain jika HTTP  dan DNS diaktifkan. Jika kita cuma mengaktifkan DNS saja, maka tampilan web tidak akan keluar. Berarti, nama domain yg kita ketikkan tadi memanggil IP yg telah di isi tadi, lalu menemukan service HTTP. Sehingga, munculah tampilan HTTP yg telah diaktifkan

G. Referensi

Ebook Belajar Packet Tracer

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Simulasi DHCP Server Pada Jaringan di Packet Tracer

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, kami akan sharing tentang bagaimana caranya mensimulasikan jaringan DHCP Server pada Jaringan di Packet Tracer. Sebelum memulai, ada baiknya kita mengenali lebih dulu apa tujuan kita melakukan kegiatan ini...

A. Pengertian

DHCP server adalah sebuah protokol jaringan yg berfungsi untuk memberikan IP kepada client yg meminta. Jadi client tidak usah mengkonfigurasi IPnya untuk menghubungkan ke jaringan server dan mendapatkan hak akses jaringan atau service yg telah disediakan oleh server untuk clientnya.

B. Latar Belakang

Nanti kami akan menggunakan topologi seperti ini untuk mencoba membangun DHCP server di Packet Tracer.

Jadi nanti kita hanya akan mengkonfigurasi servernya saja dan client tinggal meminta IP ke server.

C. Alat  dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Kita akan belajar bagaimana DHCP Server bekerja sesuai protokolnya melalui konfigurasi yg akan kita lakukan nanti. Jadi kita bisa lebih mengerti bagaimana jaringan terbentuk antara server dengan client pada DHCP Server.

E. Tahap Pelaksanaan Kegiatan

  1. Buat topologi seperti diatas atau kalian juga bisa membuat topologi dengan versi kalian sendiri.
  2. Lalu buka tab config pada server dan tentukan IP server kalian. Seperti misalnya pada gambar berikut ini
  3. Kemudian pada tab Services, pastikan service DHCP sudah aktif dan isi Start IP Address dan Maximum number of user, lalu add. Seperti ini
  4. Setelah itu kita pindah ke PC0 atau client, untuk melakukan request DHCP atau mencoba DHCP yg telah kalian konfigurasi. Pada tab Desktop kalian pilih IP Configuration dan klik pada DHCP lalu jika berhasil maka akan muncul DHCP request successful.
  5. Tetapi jika tidak berhasil maka akan muncul seperti ini
     
  6. Berikutnya, kalian coba ping IP server apakah bisa atau tidak
     
  7. Selesai 
F. Hasil dan Kesimpulan

Hasilnya adalah pada PC client bisa terhubung dengan servernya. Sehingga PC client telah menggunakan layanan atau service yg telah diberikan kepada Server. Lalu client bisa menggunakan layanan atau service dari server karena server sudah mengkonfigurasi services untuk diakses clientnya.

G. Referensi

Ebook Belajar Packet Tracer

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Monday, July 18, 2016

Simulasi Membuat HTTP Server di Packet Tracer

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, kami akan sharing tentang bagaimana mensimulasikan Membuat HTTP Server di Packet Tracer. Baiklah, sebelum langsung memulai langkahnya-langkahnya mari kita awali dengan hal-hal berikut:

A. Pengertian

HTTP(Hypertext Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi untuk mengirimkan, menggabungkan, sistem informasi hypermedia. HTTP adalah dasar komunikasi data untuk World Wide Web. Hyperteks teks terstruktur yg menggunakan hyperlink antar nodes yg berisi teks.

B. Latar Belakang

Disini nanti kita akan mencoba bagaimana caranya mensetting HTTP Server di Packet Tracer. Kami hanya akan menggunakan topologi yg sangat sederhana seperti ini yg terhubung menggunakan kabel cross.
 
Kalian bisa mengembangkan topologinya sesua cara kalian sendiri juga. Nha, pada topologi seperti itu disitu pada Server akan kami aktifkan HTTPnya dan Client akan bisa mengakses servicenya.

C. Alat dan Bahan

1. PC atau Laptop
2. Cisco Packet Tracer

D. Maksud dan Tujuan

Kami akan memberikan wawasan bagaimana konsep HTTP yg dikonfigurasi pada server bisa diakses pada PC client yg kita simulasikan pada Packet Tracer ini. Sehingga kalian bisa mengembangkannya sendiri terhadap topologinya maupun konfigurasinya .

E. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

  1. Buka Packet Tracer kalian dan langsung buat topologi seperti gambar diatas.
  2.  Lakukan konfigurasi IP terhadap PC0 dan Servernya.
  3. Disini kami menggunakan IP 192.168.254.3 untuk PC0nya dan IP 192.168.254.2 untuk servernya yg sama-sama memiliki subnetmask 255.255.255.0 . Kalian boleh menggunakan IP lainnya asalkan PC client dengan Server bisa saling terhubung.
  4. Lalu kita pindah ke konfigurasi Servernya. Pada tab Service, kalian pastikan bahwa service HTTP sudah on.
  5. Kemudian jika sudah, kita pindah ke PC0nya. Disini kita akan mencoba mengetes http yg telah terkonfigurasi di servernya di browser PC client. Pada tab Desktop kalian pilih web browser dan ketikkan di browser dengan http://[IP server] dan klik Go atau tekan Enter. Lalu lihat hasilnya.
  6. Jika berhasil, maka tampilannya akan seperti ini
  7. Selesai

F. Hasil dan Kesimpulan

Pada jaringan PC client dengan Server, PC client IPnya harus satu subnet dengan Server. Jika tidak seperti itu, maka PC client tidak akan terhubung dengan server. Lalu jika sudah terhubung, PC client dapat mengakses Service yg telah diberikan(terkonfigurasi) dari Server. Kemudian, kalian juga dapat mengganti atau mengedit file htmlnya yg ada di server sesuai keinginan kalian sendiri.

G. Referensi

Ebook Belajar Packet Tracer.

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Friday, June 24, 2016

Tutorial Konfigurasi Basic Router di Packet Tracer

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini kami akan sharing tentang konfigurasi basic router di packet tracer. Disini nanti kita akan menggunakan topologi seperti ini
Keterangan:
  • Laptop0: 192.168.1.1(IP Address), 255.255.255.0(Broadcast), 192.168.1.254(Gateway)
  • Laptop1: 192.168.2.1(IP Address), 255.255.255.0(Broadcast), 192.168.2.254(Gateway)
  • Switch0: VLAN 1
  • Switch1: VLAN 1
  • Router0:
    • Fa0/0(Interface), 192.168.1.254(IP Address), 255.255.255.0(Broadcast)
    • Fa1/0(Interface), 12.12.12.1(IP Address), 255.255.255.0(255.255.255.0)
  • Router1:
    • Fa0/0(Interface), 192.168.2.254(IP Address), 255.255.255.0(Broadcast)
    • Fa1/0(Interface), 12.12.12.2(Internet), 255.255.255.0(Broadcast)

Sebelum memulai, sebaiknya persiapkan beberapa hal berikut:
  •  Sudah menginstall packet tracer
  • Koneksi Internet
  • PC atau laptop

  1. Langkah pertama, kita akan mengkonfigurasi  router0 dulu.
    Klik pada router0 dan pilih tab cli:
    • Setelah masuk ke router, kita enable privileged exec mode
      Router>enable
      Router#
    • Lalu masuk Global configuration mode
      Router#configure terminal
      Router(config)#
    • Kita berikan hostname pada device
      Router(config)#hostname NXT-R1
    • Setelah itu kita disable DNS lookup untuk mencegah router melakukan translasi command yg salah ketik
      NXT-R1(config)#no ip dns-lookup
    • Kita setting password privilege terenkripsi ciscosec
      NXT-R1(config)#enable secret ciscosec
    • Lalu kita setting password console ciscocon dan kita aktifkan timeout command sehingga jika selama 5 menit 0 detik tidak ada aktifitas maka akan logout sendiri.
      NXT-R1(config)#line console 0
      NXT-R1(config-line)#password ciscocon
      NXT-R1(config-line)#exec-timeout 5 0
      NXT-R1(config-line)#login
    • Berikutnya kita setting password ciscovty. Kita aktifkan timeout command juga selama 5 menit 0 detik.
      NXT-R1(config-line)#line vty 0 4
      NXT-R1(config-line)#password ciscovty
      NXT-R1(config-line)#exec-timeout 5 0
      NXT-R1(config-line)#login
    • Kemudian kita enable enkripsi clear text passwords
      NXT-R1(config-line)#service password-encryption
    • Setelah itu kita buat banner untuk memberikan informasi kepada user yg tidak memiliki otorisasi dilarang login
      NXT-R1(config)#banner motd #Unauthorized access prohibited!#
    • Lalu kita setting IP Address dan interface description. Kita aktifkan interface router dengan sub command no shutdown
      NXT-R1(config)#interface fa1/0
      NXT-R1(config-if)#description Connection to NXT-R2
      NXT-R1(config-if)#ip address 12.12.12.1 255.255.255.0
      NXT-R1(config-if)#no shutdown
      NXT-R1(config-if)#interface fa0/0
      NXT-R1(config-if)#description Connection to LAN A
      NXT-R1(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
      NXT-R1(config-if)#no shutdown
      NXT-R1(config-if)#end
    • Kita setting clock di router, contonya seperti pada dibawah:
      NXT-R1#clock set 08:00:00 24 Jun 2015
    • Lalu kita simpan konfigurasi file running-configuration ke startup-configuration
      NXT-R1#copy running-config startup-config
      Destination filename [startup-config]?
      Building configuration...
      [OK]
    Ketika kita mensetting router, maka konfigurasi akan disimpan sementara di file running-configuration(RAM), oleh karena itu proses penyimpanan itu penting untuk dilakukan agar saat router reboot atau shutdown, file konfigurasi router masih tetap tersimpan di startup-configuration(NVRAM)
  2. Selanjutnya kita konfigurasi router1-nya. Langkahnya hampir mirip dengan yg konfigurasi router0
    Router>enable
    Router#
    Router#configure terminal
    Router(config)#
    Router(config)#hostnameNXT-R2
    NXT-R1(config)#no ip dns-lookup
    NXT-R1(config)#enable secret ciscosec
    NXT-R1(config)#line console 0
    NXT-R1(config-line)#password ciscocon
    NXT-R1(config-line)#exec-timeout 5 0
    NXT-R1(config-line)#login
    NXT-R1(config-line)#line vty 0 4
    NXT-R1(config-line)#password ciscovty
    NXT-R1(config-line)#exec-timeout 5 0
    NXT-R1(config-line)#login
    NXT-R1(config-line)#service password-encryption
    NXT-R1(config)#banner motd #Unauthorized access prohibited!#
    NXT-R1(config)#interface fa1/0
    NXT-R1(config-if)#description Connection to NXT-R2
    NXT-R1(config-if)#ip address 12.12.12.2 255.255.255.0
    NXT-R1(config-if)#no shutdown
    NXT-R1(config-if)#interface fa0/0
    NXT-R1(config-if)#description Connection to LAN B
    NXT-R1(config-if)#ip address 192.168.2.254 255.255.255.0
    NXT-R1(config-if)#no shutdown
    NXT-R1(config-if)#end
    NXT-R1#clock set 08:00:00 24 Jun 2015
    NXT-R1#copy running-config startup-config
    Destination filename [startup-config]?
    Building configuration...
    [OK]
  3. Kemudian kita coba kirimkan pesan(Simple PDU) untuk mengecek apakah konfigurasi router sudah benar atau belum.
    • Dari Laptop0 ke Fa0/0 Router0
    • Dari Laptop1 ke Fa0/0 Router2
    • dari Fa1/0 Router0 ke Fa1/0 Router2

    Jika ingin mengetahui apakah berhasil atau tidak, pada kolom 'Scenario 0' akan muncul hasil pengetesan. Contohnya seperti pada gambar

    Selain itu, kalian juga bisa test dengan ping.
  4. Lalu untuk mengetahui full konfigurasi kita tadi caranya:
    NXT-R1#show running-config
  5. Lalu jika ingin menampilkan interface caranya:
    NXT-R1#show ip interface brief
  6. Dilihat, apakah sudah sesuai konfigurasi atau sesuai dengan IP yg ada di 'Keterangan' seperti diatas tadi.
  7. Selanjutnya kita test konektivitas antar Router0 dengan Router1
    NXT-R1#ping 12.12.12.2
    Type escape sequence to abort.
    Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 12.12.12.2, timeout is 2 seconds:
    !!!!!
    Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 3/5/15 ms
  8. Ulangi tes ping sampai rate 100%. Dan coba lakukan ping Laptop0 ke Laptop1, apakah berhasil? Jika belum itu karena belum ada routing protocol.
Seperti itulah konfigurasi basic router di packet tracer. Mungkin memang cukup susah dibandingkan dengan Mikrotik. Tetapi lama-kelamaan juga akan mudah dan tetap semangat untuk terus belajar Cisco. Karena disini kami juga ingin masih ingin belajar lagi mengenai Cisco. Dan kalau ada yg masih bingung dan ingin ada yg ditanyakan silahkan komen di kolom komentar di bawah.

Web referensi:
Nixtrain.com
Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Thursday, June 23, 2016

Tutorial Installasi Packet Tracer di Ubuntu 16.04

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Packet Tracer adalah software simulasi cross platform yg di kembangkan oleh Cisco System, Inc yg dapat digunakan untuk membangun topologi jaringan komputer. Packet Tracer juga sudah menyediakan tool-tool lengkap untuk membuat simulasi jaringan komputer dan perangkat-perangkat yg disediakan juga dibuat seperti aslinya.
Nha, disini kami akan sharing bagaimana caranya menginstall packettracer.tar.gz di Ubuntu 16.04. Sebelum memulai, persiapkan beberapa hal yg diperlukan seperti dibawah ini:

  1. Sebelum kita menginstall packet tracernya, pastikan kita sudah menginstall java jre. Jika belum, caranya cukup mudah. Ikuti saja perintah-perintah berikut:
    #add-apt-repository ppa:webupd8team/java
    #apt update
    #apt install oracle-java8-installer
  2. Setelah installasi java selesai. Kita terapkan konfigurasinya secara default dengan caraberikut:
    #apt install oracle-java8-set-default
  3. Jika sudah selesai menginstall dan mengkonfigurasi java, selanjutnya kita install packet tracernya. Caranya, buka terminal dan pastikan letak direktori kalian berada di direktori download packet tracer yg telah kalian download sebelumnya.
  4. Setelah itu kalian ekstrak file .tar.gz
    #tar xvzf PacketTracer63_linux.tar.gz
  5. Lalu cd/change directory ke direktori hasil ekstrak file packet tracer
  6. Lalu ketikkan
    #./install 
  7. Kemudian akan muncul seperti ini. Lalu enter saja
  8. Setelah itu disini tekan enter terus saja sampai 100%
  9. Jika sudah, selanjutnya kita tekan 'Y' untuk menyetujui dengan syarat-syarat atau aturan yg ada
  10. Setelah itu kita tentukan dimana packet tracer akan terinstall. Tetapi biarkan default saja, jadi kita langsung enter saja
  11. Lalu kita enter untuk membuat symbolic linknya
  12. Kemudian jika tidak ada yg error berarti proses installasi sudah berhasil
Cukup mudah kan menginstall packet tracernya. Yang susah nanti cuma simulasinya, tetapi akan mudah jika kalian punya semangat untuk belajar Cisco.
Jika ada yg bingung dengan proses intallasinya, bisa di tanyakan di komentar.

Web referensi:
tecadmin.net
Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tutorial Konfigrasi Advertisement di Mikrotik

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada hari ini, kami akan sharing tentang bagaimana caranya mengaktifkan sistem advirtisement di Mikrotik. Sistem ini hampir sama dengan Walled Garden. Advertisement juga menggunakan ProxyEngine di Hotspot system untuk menampilkan popup halaman web(iklan di web browser) para user yg sudah terautenfikasi. Halaman advertisement di munculkan berdasarkan waktu yg sudah di tentukan dan akses akan dihentikan jika popup advertisement di block(adblock).
Sebelum memulai, persiapkan beberapa hal berikut
  • Mikrotik yg sudah terkonfigurasi dasarnya sampai hotspot
  • PC atau laptop
  • Koneksi internet

  1. Pada langkah pertama, kita buka winbox dan login ke Mikrotik
  2. Lalu pilih IP > Hotspot > User Profiles dan buka user profile kalian dan klik pada tab 'advertisement'
  3. Lalu centang pada advirtise dan tentukan url web yg ingin di iklankan serta tentukan juga waktu web(iklan) muncul dan iklan berhenti atau closing
  4. Lalu coba kalian login di hotspot dan apakah web atau iklan meredirect ke web yg kalian isi tadi sesuai waktu yg di tentukan
Web referensi:
mikrotik.co.id

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Wednesday, June 22, 2016

Tutorial Walled Garden di Mikrotik

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, kami akan sharing tentang bagaimana caranya memasang Wall Garden di Mikrotik. Walled Garden adalah sebuah sistem yg memungkinkan user yg belum terautentifikasi menggunakan (Bypass!) beberapa resource jaringan tertentu tetapi tetap memerlukan autentifikasi jika ingin menggunakan resource yg lain. Jadi maksudnya misalnya ada wifi atau akses jaringan internet yg jika ingin mendapatkan akses internet harus terautentifikasi dulu atau harus login dulu. Tetapi kita bisa memberikan akses ke client untuk mengakses suatu website tanpa harus login dulu. Nha seperti itulah Walled Garden yg akan kita terapkan.
Sebelum memulai, pastikan persiapkan beberapa hal berikut:
  • Mikrotik yg sudah terkonfigurasi dasar sampai hotspot
  • Koneksi internet
  • PC atau laptop

  1. Langkah pertama, buka winbox dan login ke mikrotik kalian.
  2. Lalu pilih IP > Hotspot > Walled Garden
  3. Kemudian klik add dan tandai pada 'Allow' serta isi Dst. Host dengan website yg ingin dibypass atau walled garden.
  4. Lalu kita tambahkan IP Walled Garden di Walled Garden IP List

    IP Walled Garden hampir sama dengan Walled Garden tetapi mampu melakukan bypass terhadap resource yg lebih spesifik pada port dan protocol tertentu.
  5. Sekarang kalian coba, sebelum login pada hotspot kalian buka website yg kalian isi tadi. Apakah bisa terbuka tanpa login dulu atau belum. Jika masih ada yg bingung dengan konfigurasi yg kami sharing, silahkan berkomentar dan tanyakan apa yg masih bingung.
Web referensi:
mikrotik.co.id

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Monday, June 20, 2016

Tutorial Limit Bandwidth Video Youtube

Posted by with No comments
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, kami akan sharing tentang bagaimana caranya melimit bandwidth saat play video di Youtube. Mungkin dari kalian merasa geram atau kesal terhadap client yg sering datang dan disitu cuma nebeng untuk memutar video di youtube dan membuat jaringan lain ikut lemot untuk internetan. Nha disini kami akan sharing bagaimana tekniknya melimit video youtube di Mikrotik.
Sebelum memulai, persiapkan beberapa hal berikut:
  • Mikrotik yg sudah terkonfigurasi dasar
  • PC atau laptop
  • Koneksi internet
  1. Langkah pertama, buka Winbox dan login ke Mikrotik kalian
  2. Lalu pilih Firewall > Layer7 Protocol dan klik add
    Pada Regexp isi script berikut:
    http/(0\.9|1\.0|1\.1)[\x09-\x0d ][1-5][0-9][0-9][\x09-\x0d -~]*(content-type: video)

  3. Selanjutnya pada tab Mangle, klik add pada chain=prerouting, Layer7 Protocol=https-video(sesuai nama), Action=mark-packet, New Packet Mark= http-video, passthrough=no, comment=http-video mark-packet, disable=no


  4. Setelah itu kita ke Queue > Simple Queue. Klik add, isi seperti pada gambar

    Lalu pada tab Advance pada Packet Mark isi http-video
Setelah itu coba kalian play video dan bandingkan dengan sebelum kalian limit bandwidthnya, apakah sudah terasa terlimit atau belum. Jika masih belum, cek konfigurasi kalian lagi atau bisa ditanyakan di komentar.
Web referensi:
rbmikrotik

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.